Workshop Buku Ajar 2014

Diposting pada: 2016-01-25, oleh : staim, Kategori: Kegiatan STAIM

Selasa s/d Kamis Tanggal : 18-20 Nopember 2014 bertempat di The Empire Palace Hotel, Jl. Blauran No. 57-75 Surabaya, STAI Muhammadiyah Tulungagung menjadi salah satu peserta dari 150 lebih peserta utusan PTAIS untuk mengikuti kegiatan workshop yang di adakan oleh Kementerian Agama Kopertais IV Surabaya dengan Tema “Workshop penulisan buku refrensi perkuliahan bagi konsorsium Dosen PTAIS Kopertais Wil. IV”.

Salah satu kekurangan dalam dunia pendidikan tinggi adalah minimnya buku ajar dalam bahasa Indonesia, Inggris ataupun Arab (sebagai bahasa dunia) yang dihasilkan oleh para ahli kita sendiri termasuk para dosen PTAIS.  Menulis buku ajar tidak hanya menguntungkan mahasiswa sebagai “pengguna”  karena mempermudah memperoleh sumber ajar, akan tetapi juga sangat bermanfaat bagi si penulis sendiri maupun dunia ilmu pada umumnya.  Bagi dosen yang menulis buku ajar, ia akan memperoleh banyak masukan-masukan, baik berupa saran atau kritik dari para sejawatnya dan juga mendapat poin yang bisa digunakan untuk kenaikan pangkat dosen juga laporan beban kerja dosen.


 
Memang, menulis buku ajar tidak semudah  yang diperkirakan orang. Seorang guru besar yang produktif meneliti mengakui bahwa menulis buku ajar lebih sulit daripada menulis laporan penelitian.  Menulis laporan penelitian hanya membahas satu topik, sedangkan dalam menulis buku ajar,  kita harus meramu beberapa topik menjadi sebuah tulisan yang utuh. Agar terampil menulis, orang harus banyak menulis dan membaca.  Namun, keterampilan saja tidak cukup.  Untuk menulis buku ajar orang harus menguasai dengan memadai  bidang ilmu yang akan ditulisnya, memiliki pengetahuan umum, dan menguasai teknik penulisan buku ajar.  Di atas itu,  orang harus tergugah emosinya untuk menulis. Kendalanya, biasanya beban administrasi yang sering dipikulkan kepada dosen oleh perguruan tingginya sehingga menyita banyak waktu dan pikiran. Imbalan materi tidak sebanding dengan jerih payah penulisan buku ajar yang menyita banyak waktu, bahkan tidak ada sama sekali imbalan materi tersebut, ini terjadi di PTAIS-PTAIS kecil.

Berikut ini,  sajian tentang buku ajar yang  di kutip dari : http://www.kopertis12.or.id/2012/09/22/perbedaan-buku-teks-buku-ajar-dan-buku-diktat%E2%80%8F.html

Buku Ajar
Buku ajar adalah buku pegangan untuk suatu matakuliah yang ditulis dan disusun oleh pakar bidang terkait dan memenuhi kaidah buku teks serta diterbitkan secara resmi dan disebar luaskan. (Pedoman PAK Dosen 2009)

Buku teks atau buku referensi
adalah suatu tulisan ilmiah dalam bentuk buku yang substansi pembahasannya fokus pada satu bidang ilmu. Buku teks membahas topik yang cukup luas (satu bidang ilmu). Urutan materi dan struktur buku teks disusun berdasarkan logika bidang ilmu (content oriented), diterbit secara resmi untuk dipasarkan. (Panduan Penulisan Buku Teks)

Buku Diktat
Diktat adalah bahan ajar untuk suatu matakuliah yang ditulis dan disusun oleh pengajar matakuliah tersebut, mengikuti kaidah tulisan ilmiah dan disebar luaskan kepada peserta kuliah. (Pedoman PAK dosen 2009)

Perbedaan Buku Ajar dan Buku Teks
Buku Ajar

1. Berusaha menimbulkan minat baca

2. Dirancang & ditulis untuk mahasiswa

3. Menjelaskan tujuan instruksional

4. Dipergunakan oleh dosen dan mahasiswa dalam proses perkuliahan.

5. Disusun berdasar pola belajar yg fleksibel, sistematis dan terstruktur berdasarkan kebutuhan mahasiswa dan kompetensi akhir yang ingin dicapai

6. Fokus pada pemberian kesempatan bagi mahasiswa untuk berlatih

7. Memberi rangkuman

8. Gaya penulisan komunikatif

9. Ada umpan balik

10. Mengakomodasi kesulitan belajar mahasiswa

11. Menjelaskan cara mempelajari bahan ajar

 

BUKU TEKS

1. Buku teks mengasumsikan minat dari pembaca

2. Untuk pembaca (guru, dosen, mahasiswa, peneliti, umum)

3. Belum tentu menjelaskan tujuan instruksional

4. Dirancang untuk dipasarkan secara luas

5. Disusun secara linear dan strukturnya berdasar logika bidang ilmu

6. Belum tentu memberikan latihan

7. Belum tentu memberi rangkuman

8. Gaya penulisan naratif, tidak komunikatif dan padat

9. Tidak ada mekanisme mengumpulkan umpan balik

10. Tidak mengakomodasi kesulitan belajar

11. Tidak menjelaskan ccara mempelajari buku teks

DIKTAT

Buku Diktat adalah :

• Bahan Ajar Untuk Suatu Mata Kuliah

• Ditulis oleh Pengajar Mata Kuliah Tersebut

• Mengikuti Kaidah Penulisan Ilmiah

• Disebarluaskan Kepada Peserta Kuliah

Angka kredit maksimal untuk buku teks dan buku ajar 20 per buku dengan batas kepatutan 1 buku pertahun, untuk buku Diktat Angka kredit maksimal 5 per buku dengan batas kepatutuan 1 diktat per semester. Kriteria dan Ragam Buku yang Peroleh KUM bisa baca di sini -AF-


Print BeritaPrint PDFPDF

Berita Lainnya

Silahkan manfaatkan aplikasi ini dan berikan komentar dengan baik dan mendidik!



Tinggalkan Komentar Anda


Nama*
Email* Tidak akan diterbitkan
Url  Ketik tanpa http:// exp:pendidikanonline.com
Komentar*
security image
 Masukkan kode diatas
 

Ada 1 komentar untuk berita ini


© 2017 STAI MUHAMMADIYAH TULUNGAGUNG. Powered by Formulasi Free Opensource CMS | Hosting Sekolah
viewporntube indobokep classicrentcar borneowebhosting informasiku classicborneorentcar bokep indonesia